jackpot89.info - Catatan manis dibuat punggawa bintang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, selesai mengantarkan teamnya memenangkan pertandingan melawan Bologna dalam pertandingan minggu ke-9 Liga Italia 2021-2022. Sukses cetak gol, Ibrahimovic juga mencatat rekor baru dalam profesinya. Seperti dijumpai, pertandingan hebat yang seru terhidang dalam tatap muka AC Milan melawan Bologna yang diadakan di Stadion Renato Dall'Ara, Minggu (24/10/2021) pagi hari WIB. Milan juga sukses menang 4-2 atas Bologna. 4 gol Milan diciptakan oleh Rafael Leao (16'), Davide Calabria (35'), Ismael Bennacer (84'), dan Zlatan Ibrahimovic (90'). Dalam pada itu, gol tuan-rumah diciptakan oleh Musa Barroe (52') dan 1 gol bunuh diri dari Zlatan Ibrahimovic (49'). BACA JUGA: Hasil Liga Italia Tadi malam: AC Milan Sulit Payah Musuh Sembilan Pemain Bologna Walau sempat cetak gol bunuh diri, perolehan impresif juga diperlihatkan Ibrahimovic. Karena satu golnya ke gawang Bologna, nama Ibrahimovic terdaftar jadi pembuat gol paling tua ke-4 di Liga Italia dengan umur 40 tahun 20 hari. BACA JUGA: Lionel Messi Kerap Dibenci Rekanan Segrup, Gara-Gara Tinggi hati? Awalnya, ada tiga nama pemain yang sudah cetak gol dengan umur yang lebih tua dari pemain dari Swedia itu. Salah satunya adalah Pietro Vierchowod yang berumur 40 tahun dan 47 hari. Ia terdaftar sebagai pemain paling tua ke-3 .


Selanjutnya, ada Silvio Piola pada tempat ke-2 dengan cetak gol pada umur 40 tahun dan 131 hari. Dalam pada itu, tempat pertama masih digenggam oleh Alessandro 'Billy' Costacurta yang berumur 41 tahun 25 hari saat cetak kekalahan Milan 2-3 dari Udinese. Walau sukses cetak 1 gol ke gawang Bologna, Ibrahimovic menolong Bologna masukkan gol ke gawang Milan. Untungnya, hal tersebut tidak berpengaruh fatal. Plus tambahan gol di pertandingan melawan Bologna, Ibrahimovic musim ini sudah cetak 2 gol dalam empat laga. Jumlah gol Ibrahimovic tetap semakin bertambah kembali jika tidak alami cidera. Ia bahkan juga bisa jadi menolong Milan untuk raih juara Liga Italia musim ini. Seterusnya, Milan akan hadapi Napoli pada Jumat 29 Oktober 2021. Ini bisa menjadi ujian berat Milan untuk memutuskan rekor Napoli yang belum rasakan kekalahan musim ini.

jackpot89.info - Manchester United bertemu si pesaing classic Liverpool pada minggu kesembilan Premier League 2021/22, Minggu (24/10/2021) malam WIB. Laga di Old Trafford ini direncanakan kick-off 22:30 WIB.

Tanding yang hendak ditayangkan langsung SCTV ini akan jadi pertempuran beberapa pemain bintang di ke-2 tim.

Manchester United punyai beberapa pemain hebat di baris serang. Selainnya Cristiano Ronaldo, ada Jadon Sancho, Marcus Rashford, dan Mason Greenwood. Sementara, di tim Liverpool, ada Sadio Mane, Mohamed Salah, dan Roberto Firmino yang punyai kualitas hebat.

Selainnya beberapa nama di atas, masih banyak pemain bintang lain dikubu United dan Liverpool. Ada Bruno Fernandes, Jordan Henderson, Fabinho, Paul Pogba, Virgil van Dijk, sampai David de Gea.

Lalu, dengan demikian jumlahnya pemain bintang pada tanding Manchester United versus Liverpool, siapa yang pantas masuk ke starting XI gabungan pemain terbaik ke-2 team? Berikut versus dari Bola.net.


Alisson Becker

Tidak ada yang menyangsikan David de Gea di awal musim ini. Ia bermain bagus dan pantas jadi opsi khusus di bawah garis United. Tetapi, di tim Liverpool, ada Alisson yang juga spesial.

Alisson menulis empat nirbobol dari 7 pertandingan dimainkan di Premier League. Sementara, De Gea baru saja sekali nirbobol. Alisson unggul dalam soal kekuatan kuasai bola dan melepaskan umpan build-up.



Trent Alexander-Arnold

Aaron Wan-Bissaka tampil stabil untuk United. Tetapi, bila perbandingannya ialah Alexander-Arnold, karena itu Wan-Bissaka harus senang jadi yang ke-2 mengarah pada perform awalnya musim 2021/2022 ini.

Pemain 23 tahun sudah membuat tiga assist untuk Liverpool selama ini. Ia punyai kekuatan spesial dalam soal serang. Bahkan juga, Alexander-Arnold seringkali menjadi pemain yang tentukan arah dan mengawali gempuran The Reds.


Virgil van Dijk

Salah satunya argumen kembalinya perform terbaik Liverpool di awal musim 2021/2022 ialah Virgil van Dijk. Ia datang dari cidera yang membuat mangkir untuk saat benar-benar lama musim 2020/2021 kemarin.

Berbicara masalah Van Dijk kurang cukup cuman masalah kekuatan bertahan, lakukan tekel, intercept, dan tanding satu musuh satu saja. Van Dijk juga ahli saat lakukan buil-up. Ia benar-benar cermat dalam melepaskan umpan dan punyai watak pimpinan.


Harry Maguire

Bila Raphael Varane tidak cidera, karena itu ia yang hendak jadi opsi. Karena tidak ada Varane, Maguire masuk ke starting XI opsi. Maguire unggul dari Joel Matip, Joe Gomez, atau Victor Lindelof.

Maguire banyak mendapatkan kritikan. Tetapi, ia punyai mentalitas yang paling kuat. Sebagai bukti, selesai tampil jelek di pertandingan menantang Leicester, Maguire sanggup tampil cukup kompak saat bertemu Atalanta. Khususnya pada set ke-2 .


Luke Shaw

Opsi yang susah untuk status bek kiri, ada Luke Shaw dan Andy Robertson. Ke-2 nya punyai watak yang hampir serupa. Mereka sama agresif, punyai kekuatan serang, dribel, dan umpan crossing yang sangatlah baik.

Tetapi, bila menyaksikan perform terbaru, Luke Shaw sedikit unggul dan patut jadi opsi. Shaw bermain benar-benar bagus. Ia mulai bertambah dalam segi bertahan. Kekuatan melepaskan crossing dan eksekusi bola mati bertambah.


Fabinho

Fabinho bermain benar-benar stabil untuk Liverpool. Ia kemungkinan tidak mendapatkan sanjungan seperti Mohamed Salah atau Virgil van Dijk. Tetapi, peranannya di baris tengah benar-benar penting walaupun sedikit yang menyorotinya.

Sebagai contoh, Liverpool kecolongan 2 gol saat bertemu Atletico Madrid. Gol itu terbentuk saat Fabinho masih duduk di kursi cadangan. Saat Fabinho tampil, Liverpool bermain lebih rapi dan rapat di baris tengah.


Paul Pogba

Paul Pogba tampil mengagumkan di awal musim 2021/2022. Tetapi, sama seperti yang terjadi pada musim-musim awalnya, Pogba jarang-jarang tampil stabil untuk saat lama. Tetapi, kualitas Pogba masih di atas rerata pemain lain.

Pogba jadi opsi khusus dalam pola ini. Pogba punyai kekuatan passing yang baik. Ia bisa juga lakukan umpan jauh dengan tepat. Karena telah ada Fabinho yang lebih bertahan, karena itu Pogba jadi alternatif lain untuk status pivot.


Mohamed Salah

Jurgen Klopp yakini jika Salah ialah pemain terbaik dunia sekarang ini. Tolok ukurnya ialah perform cemerlang Salah di awal musim 2021/2022. Ia demikian rajin cetak gol dan tampil mengagumkan.

Pemain 29 tahun sudah cetak tujuh gol di Premier League dan 5 gol di Liga Champions. Catatan itu jadi bukti sah jika Salah sekarang ada pada tingkat permainan terbaik dan salah satunya yang terbaik di dunia.

Mason Greenwood menjadi pilihan untuk lapisan Salah.


Bruno Fernandes

Fernandes sudah jadi pemain yang sangat penting untuk United. Kontributor Fernandes untuk peristiwa bertahan kemungkinan kurang. Tetapi, ia penting dalam tiap proses gempuran.

Fernandes punyai kekuatan melepaskan umpan akhir yang sangatlah baik. Ia punyai misi yang cemerlang. Beberapa umpan Fernandes dapat mengoptimalkan kekuatan dribel dan kecepatan Salah-Mane disebelah pemain sayap.


Sadio Mane

Ada Marcus Rashford dan Jadon Sancho yang dapat isi status pemain sayap kiri. Tetapi, ke-2 pemain belumlah cukup stabil selama ini . Maka, Mane ialah opsi terbaik.

Musim kemarin, Mane tidak ada pada tingkat permainan terbaik. Tetapi, pemain dari Senegal tampil sangatlah baik awalnya musim ini. Selama ini, Mane sudah cetak 6 gol dan jadi pemain yang paling tentukan di baris depan The Reds.


Cristiano Ronaldo

Ronaldo akan mendapatkan peranan sebagai sasaran man pada starting XI. Ronaldo punyai kekuatan yang mengagumkan sebagai pembuat gol di kotak penalti. Naluri dan pergarakan Ronaldo baik sekali.

Ronaldo kemungkinan tidak menjadi 'pelayan' untuk Mane dan Salah seperti Firmino, tetapi kedatangan Ronaldo dapat membuat baris depan terlihat mengerikan untuk musuh. Kekuatan cetak golnya tidak perlu disangsikan kembali.




PARIS - Striker Paris Saint-Germaint (PSG), Kylian Mbappe dipercaya dapat gantikan urutan ke-2 superstar, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Hal itu dikatakan legenda sepakbola Prancis, Laurent Blanc. Blanc menjelaskan jika umur Mbappe yang berusia 22 masih memili jalan panjang untuk menambahkan prestasinya. Oleh karenanya ia menyebutkan Kylian Mbappe sebagai pemain yang hendak raih keberhasilan di masa datang.


"Ia masih muda tapi sudah capai beberapa hal dan saya berpikir ia masih bisa mengalami perkembangan. Semuanya orang sepakat jika ia masih perlu berkembang, bahkan juga ia telah melakukan secara baik," kata Blanc seperti diambil dari Sportskeeda, Sabtu (23/10/2021). Simak juga: Manchester United versus Liverpool, Solskjaer: Jawara Cristiano Ronaldo atau Mo Salah? Cicipi Saja Permainan Mereka! "Saya yakin jika dua pemain sudah mengidentifikasi dasawarsa paling akhir sepakbola yakni Messi dan Ronaldo. Tetapi saya berpikir Kylian Mbappe adalah pemain yang dapat gantikan mereka," sambungnya.


Kylian Mbappe sudah memperlihatkan kekuatannya untuk gantikan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebagai pemain terbaik di dunia. Pemain Tim nasional Prancis itu disebut sebagai sebagai salah satunya penyerang terbaik di dunia sekarang ini dan mempunyai rekor impresif baik di club atau Tim nasional Prancis.


Mbappe sudah kantongi 168 gol dan 86 assist di dalam 246 performa di semua persaingan bersama PSG. Sementara di Tim nasional Prancis, Mbappe sudah cetak 19 gol dan 18 assist dalam 51 performa). Mbappe sudah memenangi gelar Piala Dunia bersama Tim nasional Prancis. Ia menolong negaranya merampas Piala UEFA Nations League 2021-202. Tetapi, di tingkat club, Mbappe cuman jago di persaingan lokal bersama PSG. Ia tidak pernah raih gelar di persaingan Eropa, baik Liga Champions atau Liga Eropa

jackpot89.info - LIMA langkah supaya Manchester United menaklukkan Liverpool mau mencoba diulas dalam artikel ini. Man United pasti ingin meraihkan kemenangan, tetapi Liverpool dalam perform yang cemerlang. Setan Merah akan kehadiran Liverpool di minggu ke-9 Liga Inggris 2021-2022 di Stadion Old Trafford. Pertandingan berjalan pada Minggu (25/10/2021) jam 22.30 WIB. Baik Manchester United dan Liverpool memiliki modal bagus. Manchester United membuat come-back yang mengagumkan menantang Atalanta di Old Trafford untuk menulis kemenangan 3-2, sementara Liverpool menang 2-3 atas Atletico Madrid. Man United sekarang ada di urutan ke-6 selesai kalah atas Leicester City di pertandingan paling akhir dalam lanjuta Liga Inggris. Dan The Reds ada di urutan ke-2 selesai menghajar Watford Walau kelihatan susah menaklukkan Liverpool, minimal ada langkah Manchester United dapat mengalahkan si pesaing, Liverpool: 


5. Permainkan Fred dan Scott McTominay 

Fred mendapatkan banyak gunjingan karena tidak tampil stabil dan kurang produktif dalam menolong gempuran. Dan Scott McTominay, belum maksimal sebagai pengumpan.

Meskipun begitu, ke-2 nya jadi opsi yang terbaik. Pasalnya pada minggu kemarin, saat ditaklukkan Leicester City, Nemanja Matic dan Paul Pogba, tidak sanggup mengatur baris tengah Setan Merah. Simak juga: 5 Pemain yang Dapat Taklukkan Cristiano Ronaldo di Persaingan perebutan Hebat Score Liga Inggris 2021-2022, Nomor 1 Paling Pengalaman 


4. Optimalkan Gempuran Balik 

Watak permainan Manchester United di bawah Ole Gunnar Solskjaer kemungkinan belumlah jelas sampai sekarang ini. Namun, Setan Merah mempunyai pemain yang memercayakan kecepatan seperti Mason Greenwood, Marcus Rashford dan Jadon Sancho. Simak juga: 5 Perolehan Cristiano Ronaldo Selesai Pertandingan Manchester United versus Atalanta, Nomor 1 Meninggalkan Lionel Messi Oleh karenanya, kemampuan itu dapat dimaksimakkan untuk membedah pertahanan Liverpool yang rawan dalam serbuan balik. Man United dapat mengeksplorasi bek Liverpool yang kerap menolong gempuran.


3. Permainkan Paul Pogba Secara Efisien 

Pemain Prancis itu masuk sebagai pemain cadangan saat menantang Atalanta di Liga Champions. Ia cukup punya pengaruh dalam menolong Man United mencatat come-back yang mengagumkan. Dengan 7 assist di Liga Premier, pemain tengah itu masih tetap jadi pemain penting untuk Manchester United saat menantang Liverpool. Pogba tidak harus jadi starter saat menantang Liverpool. Tetapi, saat ia keluar kursi cadangan, Pogba yang lebih fit semakin lebih gampang mengoptimalkan kreasinya, dan dapat atur permainan sama sesuai kemauannya. 2. Kirim Bola ke Bruno Fernandes Bruno Fernandes menjadi satu diantara pemain terbaik Manchester United di bawah bimbingan Ole Gunnar Solskjaer. Kreasi dan kekuatan cetak golnya sudah menolong Setan Merah berulang-kali.

Dengan 7 assist di Liga Premier, pemain tengah itu masih tetap jadi pemain penting untuk Manchester United saat menantang Liverpool. Pogba tidak harus jadi starter saat menantang Liverpool. Tetapi, saat ia keluar kursi cadangan, Pogba yang lebih fit semakin lebih gampang mengoptimalkan kreasinya, dan dapat atur permainan sama sesuai kemauannya.


2. Kirim Bola ke Bruno Fernandes Bruno 

Fernandes menjadi satu diantara pemain terbaik Manchester United di bawah bimbingan Ole Gunnar Solskjaer. Kreasi dan kekuatan cetak golnya sudah menolong Setan Merah berulang-kali.

Tetapi, perform playmaker asal Portugal itu kelihatan sedikit turun semenjak datang dari interval internasional. Walau demikian, ia sanggup mengubah performnya di set ke-2 menantang Atalanta. Ia masih tetap jadi sumber terbaik Manchester United untuk produktif di muka gawang.


1. Full Back Harus Kompak 

Salah satunya argumen Manchester United berusaha berperforma jelek ialah karena performa full back mereka. Aaron Wan-Bissaka tidak kelihatan kuat ada di belakang seperti umumnya dan Luke Shaw sering keluar status karena kerap menolong gempuran.

Ke-2 full back Inggris harus pada keadaan terbaik saat hadapi Liverpool. Pasalnya Sadio Mane dan Mohamed Salah sudah tentu menyusahkan bila mereka dikasih ruangan.


jackpot89.info - OLE Gunnar Solskjaer tidak dapat bernapas lega sesudah bawa Manchester United menang 3-2 atas Atalanta di matchday ke-3 Group F Liga Champions 2021-2022, Kamis (21/10/2021) pagi hari WIB. Karena, pada Minggu 24 Oktober 2021 malam WIB, Manchester United akan disandingkan dengan Liverpool di minggu ke-9 Liga Inggris 2021-2022. Liverpool bukan team asal-asalan. Tim bimbingan Jurgen Klopp belum terkalahkan di dalam 11 pertandingan yang mereka mainkan musim ini. Keseluruhan dari 11 laga, The Reds -julukan Liverpool- menang 8x dan tiga seimbang.

Liverpool belum terkalahkan musim ini) Hasilnya, Liverpool sekarang ini duduk dalam sikap dua Liga Inggris 2021-2022 dengan 18 point, Hanya tertaut satu angka dari Chelsea di pucuk klassemen. Dalam pada itu, di Liga Champions 2021-2022 Liverpool duduk di pucuk dengan 9 point, alias selalu memenangi pertandingan. Bila meraih kemenangan di matchday ke-4, Mohamed Salah dan teman-teman akan maju ke 16 besar Liga Champions 2021-2022. Dalam dua pertandingan tandang terkini, Liverpool selalu memenangi laga. Roberto Firmino dan teman-teman menyikat Watford 5-0 dan mengalahkan Atletico Madrid 3-2. Karenanya, kesempatan Liverpool menggulingkan Manchester United lumayan besar. BACA JUGA: Cristiano Ronaldo Melembek, Solskjaer Dikeluarkan Selesai Pertandingan Manchester United versus Liverpool? Ditambah, Manchester United cukup labil di Liga Inggris 2021-2022, khususnya dalam tiga pertandingan terbaru. Dalam tiga pertandingan terbaru Manchester United tidak pernah menang.

Sesudah roboh 0-1 dari Aston Villa, Manchester United ditahan Everton 1-1. Terkini, Cristiano Ronaldo dan teman-teman kalah 2-4 dari Leicester City.

(Masa depan Solskjaer ada di ujugn sundul) 

Karenanya, bila Manchester United kembali tidak berhasil menang, ini sebagai yang ke-4 berturut-turut mereka tidak sanggup memenangi laga Liga Inggris 2021-2022. Automatis, masa datang Ole Gunnar Solskjaer yang menjadi taruhannya. Bila Ole Gunnar Solskjaer dikeluarkan selesai pertandingan Manchester United versus Liverpool, pelatih dari Norwegia itu akan memiliki nasib seperti Jose Mourinho. Pada minggu ke-17 Liga Inggris 2018-2019 yang berjalan Minggu, 16 Desember 2018, Manchester United berkunjung ke basis Liverpool. Hasilnya, Manchester United roboh 1-3 dari Liverpool. 2 hari berlalu, Jose Mourinho sah dikeluarkan Manchester United . Maka, akankah Solskjaer memiliki nasib sama dengan Jose Mourinho?

 

jackpot89.info - LIONEL Messi dan Kylian Mbappe ramai dibicarakan selesai pertandingan PSG versus RB Leipzig di matchday ke-3 Group A Liga Champions 2021-2022, Rabu 20 Oktober 2021 pagi hari WIB. Waktu itu, keegoisan Kylian Mbappe gagalkan Lionel Messi cetak hattrick di pertandingan itu. Saat laga masuk periode injury Time, PSG memperoleh penalti sesudah Achraf Hakimi dijatuhkan di kotak terlarang. Bila Lionel Messi jadi pelaksana eksekusi dan mengonversinya menghasilkan gol, La Pulga -julukan Lionel Messi- cetak hattrick.

Karena, awalnya Lionel Messi sudah cetak 2 gol di menit 67 dan 74. Tetapi, Lionel Messi tidak maju sebagai pelaksana eksekusi. Pelaksana eksekusi penalti diambil Kylian Mbappe. Pemain dari Prancis ini memiliki hak menyelesaikan penalti, ingat dia dengan status pelaksana eksekusi penalti khusus Les Parisiens -julukan PSG- di pertandingan itu. Kylian Mbappe sebetulnya bisa jadi mengalah. Awalnya, gol ke-2 Lionel Messi yang terbentuk di menit 74, terbentuk dari titik putih. Saat itu, Kylian Mbappe menyilahkan Lionel Messi maju sebagai pelaksana eksekusi dan mengonversinya menghasilkan gol. BACA JUGA: Dilecehkan Thierry Henry, Lionel Messi Malah Pernah Puji si Legenda Arsenal Lalu, bagaimana dengan penalti Kylian Mbappe? Sayang, penalti yang dilakukan Kylian Mbappe tidak berhasil menjumpai target. Untung, walau Kylian Mbappe tidak berhasil menyelesaikan penalti, PSG masih menang 3-2 atas RB Leipzig.

Walau demikian, beritanya ada visi dibalik mengapa Kylian Mbappe ngotot ambil eksekusi penalti PSG di periode injury Time. Kylian Mbappe lakukan itu karena tidak ingin Lionel Messi cetak hattrick.

(Cristiano Ronaldo terus dibandingkan dengan Lionel Messi) Karena, bila Lionel Messi cetak hattrick, pasti pujaan Kylian Mbappe, Cristiano Ronaldo, yang menjadi bulan-bulanan. Sekedar info, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi terus dibandingkan. Ditambah, ke-2 pemain sepak bola terkenal ini sama berpindah club pada transfer bursa musim panas 2021. Selama ini bila ukuran jumlah gol, Cristiano Ronaldo masih menggunguli Lionel Messi. Cristiano Ronaldo terdaftar mengumpulkan 6 gol dari 8 performa bersama Manchester United. Sementara Lionel Messi cetak 3 gol dari 6 laga . Maka, perlakuan Kylian Mbappe yang ambil eksekusi penalti di periode injury Time murni untuk selamatkan muka Cristiano Ronaldo?


jackpot89.info - Club kaya raya Premier League Manchester City diberitakan serius membidik Dusan Vlahovic dan siap mengambilnya pada transfer bursa Januari 2022 kelak.

Vlahovic tampil menarik bersama Fiorentina, terutamanya pada musim 2020-21 tempo hari. Dari 37 pertandingan dia mengepak 21 gol untuk La Viola di Serie A.

Itu ialah catatan terbaik di Serie A semenjak masuk Fiorentina. Oleh karena itu dia juga dicari oleh beberapa club besar Eropa.

Salah satunya ada Juventus. Bianconeri beritanya bahkan juga siap menumbalkan Alvaro Morata supaya bisa datangkan pemain dari Serbia itu.


Manchester City Aktif Kejar Vlahovic

Selainnya Juventus, Manchester City beritanya membidik Dusan Vlahovic. City memang mencari pemain yang dapat isi pos yang ditinggal oleh Sergio Aguero.

City sempat memburu Harry Kane. Namun mereka kesusahan untuk membawanya dari Tottenham.

City lalu disebutkan melirik Vlahovic sebagai alternative Kane. Dan sekarang The Citizen diberitakan mulai serius untuk memburu pemain berumur 21 tahun itu.

Berita itu dikutip oleh Tuttosport. Mereka memberikan laporan jika City sekarang aktif memantau perubahan Vlahovic di Fiorentina.

Man City juga diberitakan siap untuk mengambil Vlahovic demikian transfer bursa selanjutnya dibuka.


Vlahovic Siap Cabut dari Fiorentina

Fiorentina sebetulnya tidak ingin melepaskan Dusan Vlahovic. Mereka sempat usaha untuk perpanjang kontraknya tetapi Vlahovic menampik membubuhkan pertanda tangannya.

Vlahovic sendiri telah punya niat cabut ke club lain. Tetapi Fiorentina masih ngotot mempertahankannya.

"Dusan tidak tanda-tangani ekstensi dengan La Viola. Panas musim ini kami bawa Fiorentina penawaran 60 juta euro plus bonus, telah ada persetujuan di antara kami dan club konsumen, tetapi Presiden Commisso tidak ingin dengar argumennya," ungkapkan agen Vlahovic, Darko Ristic, lewat Get Italian Football News.

"Rocco menjawab ke kami, menjelaskan jika Vlahovic seperti anak untuknya, jika dia tidak menjualnya dengan apa saja dan jika dia akan lakukan segala hal untuk mengupdate kontraknya."

Sekarang ini kontrak Dusan Vlahovic di Fiorentina sisa sampai tahun 2023 saja. Manchester City terang perlu mengambil kantongnya dalam-dalam bila memang ingin membawanya dari La Viola.

Diberdayakan oleh Blogger.