Antonio Rudiger Selekasnya Cabut dari Chelsea, Salah Frank Lampard?

jackpot89.info - Antonio Rudiger ada di tingkat pintu keluar Chelsea. Bek bernegara Jerman itu dapat tinggalkan Stamford Bridge demikian kontraknya usai pada tengah tahun 2022.

Pasti, Chelsea masih berusaha untuk merayu si pemain supaya ingin membubuhkan pertanda tangannya di kontrak terkini. Apa lagi Rudiger sekarang menjadi satu diantara pilar utama di baris pertahanan Thomas Tuhel.

Berlainan sama yang dahulu, saat Chelsea masih ditukangi Frank Lampard. Rudiger berkali-kali dirumorkan akan cabut dari Stamford Bridge karena tidak memperoleh peluang tampil yang pantas.

Saat ini dia telah memiliki, bahkan juga jadi pemain utama di club. Pasti jadi sebuah pertanyaan besar kenapa Rudiger malas menambahkan periode abdinya buat the Blues untuk semakin lama kembali.

Scroll ke bawah untuk membaca info secara lengkap.


Salah Frank Lampard

Kondisinya makin tidak pasti seiring berjalannya waktu. Sebagian orang yakini Rudiger tidak akan perpanjang kontraknya di Chelsea. Satu diantaranya ialah bekas pemain Arsenal yang sekarang bekerja sebagai pandit, Paul Merson.

Dia dapat menyaksikan jika Rudiger sedang ke arah pintu keluar Chelsea. Merson memandang keadaan ini dapat muncul karena salah pelatih awalnya, Frank Lampard.

"Rudiger sudah tentu pergi. Bila ia ingin perpanjang kontraknya, ia telah melakukan sekarang ini. Mustahil ia akan bertahan," tutur Merson ke Daily Star.

"Tetapi itu bukan salah Thomas Tuhel. Saya berpikir ia telah menggenapkan kemauannya untuk pergi saat Frank Lampard singkirkan ia keluar team," sambungnya.

Merson meramalkan jika Chelsea perlu uang sekitaran 60-70 juta pounds untuk cari substitusinya pada transfer bursa musim panas kedepan. Dan dia merekomendasikan Tuhel untuk selekasnya cari substitusinya.

"Untuk saya, ia adalah dari 2 pemian terbaik Chelsea selama musim dan ia tidak akan gampang untuk diganti - tetapi Tuhel sudah seharusnya pikirkan masalah siapakah yang seharusnya dikejar," kata Merson kembali.

"Bek kelas dunia itu tidak banyak, sekalipun ada akan memerlukan ongkos yang cukup banyak. Itu mengapa saya tidak memahami saat club biarkan kontrak pemain habis semacam ini. Benar-benar tidak logis," ujarnya.