Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Jakarta - Bulan akhir Oktober umumnya ditutup dengan perayaan Halloween. Tidak cukup dengan kenakan baju, Haloween bisa juga dirayakan dengan membuat dekorasi rumah, mobil, atau membuat kelucuan konyol, seperti pria yang ini. Tetapi siapa kira, kelucuan konyol Halloween si pria malah membuat jadi harus usai disampaikan ke polisi.

Seperti diambil dari Daily Star, seorang pria namanya Daren Houlker itu awalannya punya niat untuk lakukan kelucuan konyol dengan membuat dekorasi mobil van kepunyaannya. Mobil van putih itu selanjutnya dikemudikan oleh Daren untuk berkeliling-keliling dan menakuti orang.

Tetapi rupanya dekor di mobil van Daren itu terlihat seperti riil sampai dianya disampaikan ke polisi. Pria 49 tahun asal Manchester itu juga terkejut saat menyaksikan seorang petugas polisi mendekati tempat tinggalnya. Petugas itu menjelaskan jika mereka sedang menyelidik kasus penculikan.

Dengar hal tersebut, Daren juga minta petugas polisi untuk memeriksa van kepunyaannya. Selesai menyaksikan lebih dekat, petugas polisi juga dibikin ketawa, karena rupanya itu hanya sebuah dekor untuk kelucuan konyol Halloween.

Daren memang menyengaja membuat dekorasi mobil van putihnya dengan kaki dan tangan plastik yang terlihat seperti terjepit antara pintu van kepunyaannya. Ternyata ada pengendara yang lain kemungkinan menyaksikan hal tersebut dan memberikan laporan Daren ke faksi kepolisian atas sangkaan penculikan.

Meskipun pranknya terlihat sedikit terlampau jauh, tetapi Daren akui suka karena gurauan menakutkannya dapat terlihat seperti riil. Ayah dua anak itu bahkan juga merencanakan untuk selalu menakut-nakuti orang yang melalui sepanjang akhir minggu Halloween.

"Gurauan itu jalan dengan prima, tetapi saya tidak menduga akan sepanjang itu. Kemungkinan itu terlampau jauh, tetapi itu semua membahagiakan. Ini tidak membuat saya patah semangat benar-benar," jelas Daren.

JACKPOT89.INFO – Nama Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali ramai dibicarakan, Pasalnya diberitakan bahwa UAS dilaporkan ke Polda NTT oleh Organisasi massa Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Kabar tersebut beredar awalnya karena video ceramah UAS yang diunggah lewat twitter Twitter @P3nj3l4j4h. Dalam ceramah yang tidak diketahui lokasinya itu, UAS mengungkit soal hukum melihat salib, setelah mendapat pertanyaan dari catatan di selembar kertas.
"Apa sebabnya, Ustaz, kalau saya menengok salib, menggigil hati saya? Setan," kata UAS, dalam video tersebut.
Hal itu sontak menyinggung umat Katolik dan Nasrani, apalagi UAS mengatakan, salib didiami oleh jin kafir karena patung yang tergantung di situ. Begitu juga simbol palang merah di ambulans, ia menyebutnya sebagai 'lambang kafir'.
Meski sudah beredar viral, namun ternyata sampai dengan Minggu pagi, 18 Agustus 2019, Polda NTT belum menerima laporan dari Brigade Meo. Sehingga belum ada pelaporan terhadap Ustaz Abdul Somad.
"Untuk pelaporan Brigade Meo terkait UAS atau pihak lain sampai saat ini belum ada laporan," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast 
Jules membenarkan memang Brigade Meo Semoat mendatangi Polda NTT terkait ceramah Ustaz Abdul Somad. Namun kedatangan tersebut bukan membuat laporan, namun hanya sekedar berkonsultasi saja.
"Memang benar kemarin sore (Sabtu 17 Agustus 2019) ada beberapa orang yg mengaku dari Brigade Meo datang ke Polda NTT namun sebatas berkonsultasi dengan penyidik Reskrimsus terkait video yang ditunjukan ke Penyidik. Dan oleh penyidik disarankan untuk kembali pada Hari Senin," ujarnya
Polda NTT sampai saat ini menegaskan belum ada laporan polisi yang dikeluarkan terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan UAS.  
"Sampai saat ini, belum ada laporan polisi yang dibuat oleh Polda NTT yang dilaporkan oleh Brigade Meo," ujarnya

JACKPOT89.INFO - Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan Ustad Abdul Somad ke Kepolisian Daerah NTT terkait video tentang salib dan patung yang dinilai telah menistakan agama Kristen.
"Kami sudah melaporkan Ustad Abdul Somad ke Polda NTT terkait ceramahnya yang melecehkan umat Kristen," kata Anggota Brigade Meo, Jemmy Ndeo kepada Tempo, Sabtu, 17 Agustus 2019.
Ceramah Abdul Somad yang viral di media sosial dianggap sudah meresahkan dan mencederai umat Kristen. Karena itu, kata Jemmy, Abdul Somad harus mempertanggungjawabkan perkataannya.
“Apa yang dikatakan Ustad Abdul Somad dalam videonya itu sudah sangat meresahkan masyarakat, terlebih umat Kristen,” kata Jemmy.
Dia sangat menyayangkan Abdul Somad terkait tausiah yang dibawakan ìtu.,"Kami laporkan Ustad Abdul Somad sebagai pribadi, tak ada kaitannya dengan umat muslim” tegas Jemmy.
Dia berharap Ustad Abdul Somad bisa memberikan klarifikasi atau permohonan maaf kepada umat Kristen atas pernyataan saat berceramah. "Jika Ustad keliru, maka kami harap ada permohonan maaf dan klarifikasi," katanya.
Tempo masih berusaha mengkonfirmasi Abdul Somad atas pelaporan dirinya ke polisi.
Diberdayakan oleh Blogger.