Berlian dari Dalam Bumi Memiliki kandungan Mineral Misteri

jackpot89.info - Dalam berlian yang didapat jauh di permukaan Bumi, beberapa periset mendapati contoh pertama dari mineral yang belum sempat ada awalnya. Periset berpikiran mineral itu mustahil diketemukan di atas Bumi.

Mineral misteri ini diberi nama davemaoite, diambil dari nama pakar geofisika terpenting Ho-kwang (Dave) Mao. Davemaoite ialah contoh pertama dari kalsium silikat perovskit (CaSiO3) bertekanan tinggi yang diketemukan di Bumi.

Diambil dari Live Science, wujud lain dari CaSiO3, yang dikenali sebagai wollastonite, biasanya diketemukan di penjuru dunia, tapi davemaoite mempunyai susunan kristal yang tercipta cuman di bawah penekanan tinggi dan temperatur tinggi di mantel Bumi, susunan padat Bumi yang terjebak antara pokok luar dan kerak Bumi.

Davemaoite sudah lama diprediksi sebagai mineral yang berlimpah dan penting secara geokimia di mantel Bumi. Tetapi beberapa periset tak pernah mendapati bukti langsung kehadirannya karena dia tergerai jadi mineral lain saat bergerak ke atas dan tekanannya menyusut.

Tetapi, analitis berlian dari Botswana, yang tercipta di mantel sekitaran 660 km di permukaan Bumi, sudah mengutarakan contoh davemaoite utuh yang terjebak didalamnya. Karena itu, International Mineralogical Association sekarang sudah mengonfirmasi davemaoite sebagai tipe mineral baru.

"Penemuan davemaoite sebuah surprise," kata penulis khusus study, Oliver Tschauner, seorang pakar mineral di University of Nevada, Las Vegas, Amerika Serikat.

Tschauner dan beberapa rekannya mendapati contoh davemaoite dengan tehnik yang dikenali sebagai difraksi sinar-X sinkrotron, yang memusatkan arsip sinar-X tambah energi tinggi pada beberapa titik tertentu dalam berlian dengan akurat mikroskopis.

Dengan menghitung pojok dan intensif sinar yang terpantul, periset bisa merinci apa yang telah ada didalamnya. Contoh davemaoite dalam berlian cuman memiliki ukuran beberapa mikrometer (sepersejuta meter), jadi tehnik ambil contoh yang lemah akan melewati kandungan didalamnya.

Davemaoite dipercaya mainkan peranan geokimia penting dalam mantel Bumi. Beberapa periset berteori jika mineral itu mungkin saja memiliki kandungan komponen tapak jejak yang lain, terhitung uranium dan thorium, yang melepas panas lewat peluruhan radioaktif. Oleh karenanya, davemaoite bisa menolong hasilkan sebagian besar panas di mantel.

Dalam sebuah study tahun 2014 yang diedarkan dalam jurnal Science, beberapa periset memvisualisasikan mineral penekanan tinggi teoritis lain dari mantel, yang dikenali sebagai bridgmanite. Tetapi, contoh bridgmanite tidak datang dari mantel tetapi dalam meteorit.

"Penemuan davemaoite memperlihatkan jika berlian bisa tercipta lebih jauh dalam mantel dibanding yang diprediksi awalnya, dan ini memperlihatkan jika mereka kemungkinan jadi tempat terbaik untuk cari semakin banyak mineral baru dari mantel," kata Tschauner.

"Kreasi Tschauner et al. memberikan inspirasi keinginan dalam penemuan babak penekanan tinggi yang lain yang susah di alam," kata Yingwei Fe, pakar geofisika di Carnegie Institution for Science di Washington, DC, yang tidak turut serta dalam riset ini, dalam sebuah artikel Science berkaitan.

"Ambil contoh langsung dari mantel bawah yang tidak bisa dijangkau semacam itu akan isi ketimpangan pengetahuan kita dalam formasi kimia dari semua mantel bumi kita," tutupnya.